Masukkan Code ini K1-196Y68-4
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com Adsense Indonesia Add to Technorati Favorites Adsense Indonesia

26 September 2009

FENOMENA “PASAR MALAM” DI KAMPUNGKU

Dua hari setelah lebaran di kampungku diadakan “pasar malam” tapi saya tidak melihatnya sebagai sebuah pasar yang seperti biasa kita saksikan sehari-hari. Memang benar, pasar malam di kampungku ini ada juga yang berjualan seperti PK-5, ada yang berjualan mainan anak, pernak-pernik cincin, kalung, gelang, dan sebagainya. Dan ada juga permainan anak-anak seperti kuda putar, yang lucunya tidak digerakkan oleh mesin melainkan oleh manusia yang tidak lain adalah si pemilik wahana mainan itu sendiri yang terdiri atas beberapa orang, mereka bahu-membahu menarik dan memutar “kuda putar” ini selama kurang lebih 5 menit. Namun banyak juga anak-anak yang tertarik mencobanya, sampai-sampai ada yang menangis, ya..namanya juga anak-anak. Yang kedua adalah mainan anak-anak yang saya kurang tahu namanya, semacam “roller coaster” yang kalau kita tidak kuat kita akan merasa pusing setelah mencoba mainan ini, mungkin ini karena faktor ayunannya yang kuat. Nah..selain yang saya ungkapkan di atas ada lagi bentuk “permainan” yang mendominasi “pasar malam” ini tapi kalau saya perhatikan permainan ini lebih dekat dengan perjudian kalau tidak mau dikatakan judi beneran.

Ada beberapa macam tipe permainan ini, ada yang melempar gelang, satu coin-nya Rp. 500. cara mainnya: kita harus melempar gelang tersebut agar masuk ke dalam bantalan karet yang diatasnya diletakkan hadiahnya, kebanyakan adalah jam tangan. Namun sangat sulit untuk melempar tepat ke dalam bantalan tersebut karena ukuran gelang dengan bantalan karet yang berbentuk segi empat tersebut pas-pasan, sehingga kemungkinan untuk mendapatkan hadiahnya 100:1. kemudian ada lagi permainan sepeti kelereng gelinding yang dibuat untuk melewati rintangan paku yang di tempat-tempat tertentu di buatkan lobang-lobang untuk menjebak kelereng tersebut. Dan bila berhasil melewati rintangan tersebut maka akan dilihat jatuh di huruf apakah kelereng tersebut. Misal: jatuh di huruf A maka kita lihat di gambar A hadiahnya berupa apa. Dan setelah saya perhatikan huruf-huruf yang ada mayoritas adalah huruf dengan hadiah yang kecil, berupa sendok, shampo, deterjen, dan sebagainya. Sedangkan huruf dengan hadiah yang besar seperti dispenser, hrufnya hanya sedikit cuman satu doang!..ya inilah trik bandar biar nggak kalah. Nah…yang paling ramai setiap malam adalah permainan “bola gelinding” dimana para pemain memasang taruhan yang berupa coin, yang perbuahnya di hargai Rp.500 pada angka-angka yang tertera di papan yang terdiri atas angka 01 sampai 30. setelah seluruh pemain fix dengan pasangannya, maka digelindingkanlah bola itu melewati rintangan zig-zag dan setelah sampai pada nomor ternetu si pemain mencocokan pasangannya dengan nomor di mana bola itu jatuh, kalu klop maka bebas memilih hadiahnya berupa; susu, gula, minyak sayur, sarden kaleng, sirup, dan mie. Khusus untuk nomor : 2, 4, 15, 21, dan 23 hadiahnya sudah ditentukan yaitu sebungkus rokok dan tidak dapat ditukar. Bila diperhatikan banyak juga yang dapat hadiah tapi bila dihitung-hitung masih rugi dengan coin yang dibeli. Namun dari raut muka mereka ternyata mereka tidak ambil peduli seberapa banyak mereka mengeluarkan uang untuk membeli coin taruhan, yang ada di pikiran mereka adalah yang penting saya dapat hadiah, dan dengan begitu mereka sudah merasa “senang” dan “menang” meskipun kalau dihitung beneran pasti mereka kalah. Apa yang saya perhatikan dari permainan ini adalah bandar tidak mau memberi hadiah besar, katakanlah seperti dispenser misalnya, mengapa demikian? Saya berpandangan bahwa jika mereka memberi hadiah besar maka para bandar ini akan sangat riskan kalah.oleh sebab itu hadiah yang diberikan harganya tidak lebih dari Rp.15.000 seperti minyak goreng bungkusan, gula pasir bungkusan, susu kaleng ukuran kecil, sarden kaleng, dsb. Inilah trik bandar dalam perjudian, bandar telah menyiapkan segala sesuatunya tentang “permainan” yang akan dimainkannya. Adagium bagi bandar adalah: “bandar nggak boleh kalah” dan dari si pemain sendiri pun berlaku: “kalah penasaran” dan “menang pun juga penasaran”. Dan bisa saya prediksi bahwa bandar sampai tadi malam untung banyak!! Walaupun saya tidak menghitungnya. Ya.. inilah judi yang katanya “pasar malam” itu, yang momennya setelah lebaran bahkan letaknya berseberangan jalan dengan Masjid di tempat kami. Dan saya lihat orang yang biasa ke Masjid malah terlihat antusias sekali iku perjudian ini. Namun samapi detik ini saya tidak berminat main, belum se-senpun duit saya keluar di “pasar malam” ini. Kalupun saya ikut bermain maka hadiahnya harus lebih besar dari sekedar minyak goreng, gula mie, dsb. Saya nggak mau di ”kadali” oleh bandar. Dan bila umpamanya iseng-iseng membuat kuisioner yang pertanyaannya: “apakah anda untung dengan permainan ini?” maka pasti banyak di jawab orang di kampung saya: “untung dari mane…buntung malah ada..!!”..hiks..hiks..hiks…


18 September 2009

TOLERANTION IN RELIGION


They [federalists] fill their newspapers with falsehoods, calumnies, and audacities…we are going fairly through the experiment whether freedom of discussion, unaided by coercion, is not sufficient for the propagation and protection of truth, and for the maintenance of an administration pure and upright in its actions and views. No one ought to feel, under this experiment, more than myself. Nero wished all the necks of Rome United in one, that he might sever them at a blow. So our ex-federalists, wishing to have a single representative of all the objects of their hatred, honor me with that post, and exhibit against me such atrocities as no nation has ever before heard or endured. I shall protect them in the right of lying and caluminating, and still go on to merit the continuance of it, by pursuing steadily my object of proving that a people, easy in their circumstances as ours are, are capable of conducting themselves under a government founded not in the fears and follies of man, but on his reason, on the predominance of his social over his dissocial passions, so free as to restrain him in no moral right, and so firm as to protect him from every moral wrong, which shall leave him, in short, in possession of all his natural rights,

11 September 2009

“SIDE EFFECT” DARI RAMADHAN DAN LEBARAN

Momen bulan Ramadhan (Puasa) dan Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) adalah merupakan kegiatan tahunan bagi umat muslim sedunia khususnya lagi bagi umat muslim di Indonesia. Seperti biasa jika mendekati bulan Ramadhan aktivitas masyarakat semakin meningkat, entah itu dalam rangka persiapan untuk acara Buka Puasa, sahur, kegiatan-kegiatan ibadah yang bernuansa keagamaan lainnya yang mengiringi bulan Puasa ini. Jika kita lihat aktivitas ekonomi pada bulan puasa ini, terasa sekali terjadinya peningkatan kapasitas ekonomi riil di masyarakat. Para pedagang/produsen/penjual mendekati bulan Ramadhan mulai menaikkan harga barang-barang (inflasi) terutama sekali terjadi pada barang-barang kebutuhan pokok (sembako) yang djual di masyarakat.

Kemudian, semakin mendekati Hari Raya Lebaran, para pedagang semakin bernafsu menaikkan harga barang-barang kebutuhan, tidak saja sebatas sembako, melainkan menjalar kepada kebutuhan barang-barang sekunder seperti TV, kipas, dan alat-alat elektronik lainnya. Semua ini dilakukan oleh para pedagang tidak lain adalah untuk mengejar laba yang besar. Tidak jarang dan seringkali kita mendengar melalui berita-berita di televisi dan surat kabar bahwa terjadi kelangkaan (scarcity) barang di pasaran. Hal ini seringkali bukan disebabkan karena stok barang yang ada dipedagang terjual habis, tetapi lebih disebabkan oleh pedagang itu sendiri yang menimbun barang dan berspekulasi dengan akan naiknya harga. Dan ketika harga dirasa sudah mencapai “peak” maka sedikit demi sedikit (untuk menghindari turunnya harga secara drastis) para pedagang spekulan ini mulai melepas barang-barangnya ke pasar tentunya dengan harga yang berbeda dengan harga pasar sebelumnya, dimana hukum ekonomi berlaku disini, ketika supply kurang dan demand sangat tinggi yang terjadi adalah berapun harga yang terbentuk, pasar akan menyerapnya. Dengan logika ini pedagang spekulan akan memperoleh untung besar dan masyarakat konsumen akan semakin bertambah pengeluarannya.

Dari sisi konsumen sendiri, maka bulan Ramadhan semakin meningkatkan belanja (spending) masyarakat dan semakin mendekati Hari Raya Lebaran pengeluaran masyarakat semakin meningkat pula, walaupun masyarakat ini sebagian memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR) dari tempat mereka bekerja (bagaimana yang tidak dapat THR seperti pekerja-pekerja lepas,pedagang asongan, dll, dapat dipastikan mereka ini semakin tergencet hidupnya) tetapi pendapatan THR ini cenderung untuk juga dihabiskan memenuhi kebutuhan Lebaran, seperti belanja, hadiah Lebaran (angpao) untuk sanak keluarga. Alhasil Bulan Ramadhan dan Lebaran menjadi ajang perilaku konsumtif yang begitu hebatnya yang secara sadar atau tidak sadar telah mengganggu kehidupan ekonomi masyarakat seumumnya. Dan bila kita lihat setiap momen Lebaran ini, masyarakat cenderung untuk menjadikan Lebaran sebagai ajang “PAMER KEBENDAAN”, “PESTA-PORA” dengan segala macam warna-warninya. Dus, dengan fakta seperti ini, kita bisa berpendapat bahwa: Lebaran telah dijadikan sebagai ajang (secara sadar atau tidak sadar) sebagai “PENERAPAN BUDAYA MATERIALISME-KONSUMTIF”, dan jika orang-orang ini diberi tahu, maka dijawab: yaa…. Nggak apa-apalah… namanya juga Lebaran…setahun sekali..katanya..! Namun mereka ini tidak sadar dan tidak paham serta menggeser makna Idul Fitri (Lebaran) sebagai momen relejius menjadi momen keduniawian, :SURGA BUATAN”, yang dekat dengan aktivitas HEDONIS-MATERIALISTIS..!! Anda seperti ini..???!!!

26 August 2009

IWAN FALS BICARA NASIONALISME


poto diambil dari:http://kangmasjuqi.files.wordpress.com

BANGUNLAH PUTRA-PUTRI PERTIWI

SINAR MATAMU TAJAM NAMUN RAGU
KOKOH SAYAPMU SEMUA TAU
TEGAP TUBUHMU TAK KAN TERGOYAHKAN
KUAT JARIMU KALA MENCENGKERAM
BERMACAM SUKU YANG BERBEDA
BERSATU DALAM CENGKERAMMU

ANGIN GENIT MENGELUS MERAH PUTIHKU
YANG BERKIBAR SEDIKIT MALU-MALU
MERAH MEMBARA TERTANAM WIBAWA
PUTIHMU SUCI PENUH KHARISMA
PULAU-PULAU YANG BERPENCAR
BERSATU DALAM KIBARMU

Ref:
TERBANGLAH GARUDAKU
SINGKIRKAN KUTU-KUTU DI SAYAPMU !!
BERKIBARLAH BENDERAKU
SINGKIRKAN BENALU DI TIANGMU
HEY..JANGAN RAGU DAN JANGAN MALU..
TUNJUKKAN PADA DUNIA !!
BAHWA SEBENARNYA KITA MAMPU..!!

MENTARI PAGI SUDAH MEMBUMBUNG TINGGI
BANGUNLAH PUTRA-PUTRIIBU PERTIWI
MARI MANDI DAN GOSOK GIGI
SETELA ITU KITA BERJANJI

TADI PAGI, ESOK HARI, ATAU LUSA NANTI
GARUDA BUKAN BURUNG PERKUTUT..!!
SANG SAKA BUKAN SANDANG PEMBALUT..!!

DAN COBA KAU DENGARKAN..!!
PANCASILA ITU..!!
BUKANLAH RUMUS KODE BUNTUT..!!
YANG HANYA BERISI HARAPAN…!!
YANG HANYA BERISI HAYALAN…!!

15 August 2009

MENUJU KEMERDEKAAN INDONESIA SEJATI

Tanggal 17 Agustus 2009 Indonesia merayakan kelahirannya kembali, usia yang telah menginjak 64 tahun, usia yang terbilang tidak muda lagi. Namun setelah 64 tahun merdeka bangsa Indonesia masih berada dalam kesulitan dan berjalan tertatih-tatih, masalah klasik yang tak kunjung selesai; kemiskinan, pengangguran, ditambah lagi persoalan separatisme Papua, korupsi dan belakangan ini kita dibuat gonjang-ganjing oleh aksi terorisme yang digerakkan oleh golongan fundamentalis agama. Kesemuanya ini tentu saja menjadi persoalan berat yang harus segera diselesaikan secepatnya oleh pemerintah dan tentunya oleh segenap komponen bangsa. Jika kita melihat ke negara-negara sekeliling kita dan membandingkan kemajuannya, rasanya kita pantas untuk berpikir secepatnya melakukan pembenahan di segala bidang, kita sudah tertinggal dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan juga dengan Vietnam.

Bangsa dan negara Indonesia merupakan bangsa yang sangat potensial untuk menjadi negara besar dan berpengaruh di dunia. Ada dua komponen dasar bagi kemajuan suatu bangsa. Pertama, faktor sumber daya alam (SDA). Faktor ini bersifat given, dan Indonesia harus bersyukur bahwa negeri ini dikaruniai dengan kekayaan alam yang melimpah-ruah yang lebih dari cukup untuk memakmurkan 240 juta lebih bangsa Indonesia ini! Kedua, faktor sumber daya manusia (SDM), bangsa Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar yang berguna sebagai modal pembangunan. Namun bila dilihat lebih jauh dari kedua faktor tersebut, maka yang menjadi permasalahan utama dari ketertinggalan bangsa Indonesia dari negara lain adalah faktor Sumber Daya Manusia (SDM), ya..masalah (SDM) inilah yang belum bisa ditangani secara serius oleh bangsa ini setelah 64 tahun merdeka. Kita lihat misal; Jepang, negara ini adalah wujud nyata dari bagaimana suatu negara yang minim akan (SDA) namun dengan (SDM) yang mumpuni mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Nah.. jika Jepang saja bisa, kenapa bangsa Indonesia ini tidak menjadikan Jepang sebagai trigger bagi percepatan kemajuan bangsa Indonesia.

Secara tingkat pendidikan bangsa Indonesia ini sudah mampu dan banyak menciptakan sarjana-sarjana yang berkualitas secara keilmuan baik yang muncul dari lembaga pendidikan lokal maupun internasional. Namun yang menjadi masalah yang paling krusial adalah secara sadar maupun tidak sadar bangsa ini sedang mengidap penyakit yang dinanamakan "inferiority complex syndrome" (perasaaan rendah diri). Perasaan tidak mampu, bodoh, tidak bisa apa-apa, selalu memandang asing lebih baik dan lebih tinggi dari dirinya sendiri. Mengerucut menghasilkan manusia-manusia yang bermental budak, pesuruh, "yes Sir"/"yes man", tidak percaya akan kemampuan sendiri. Penyakit inilah yang harus segera diberantas secepatnya, penyakit yang tidak datang dengan sendirinya tapi dindoktrinasikan kepada bangsa Indonesia by design selam kurang lebih 350 tahun penjajahan di bumi Indonesia. Untuk itu, mari bangkit! mari berubah! berdikari! kata Soekarno, Bangsa Indonesia tidak akan menjadi bangsa besar dan akan menjadi penonton, ladang penjajahan melalui instrumen politik, ekonomi, budaya, hankam, konstitusi oleh kekuatan imperialis dunia yang dibalut oleh sistem liberalisme-kapitalisme transnasional!. Merdekalah bangsaku!! merdeka yang sebenar-benar merdeka , tidak saja secara fisik, tapi juga lepas dari penjajahan mental!! Demi kejayaan bangsa!!!

11 August 2009

MENGENAL CALON PEMBELI YANG TAKUT

Tipe pembeli yang takut ini dapat menimbulkan kesulitan karena dua alsan. Pertama, orang ini sulit mengambil keputusan, khususnya melalui telepon. Kedua, orang ini sering tidak ramah terhadap wiraniaga dan kadang-kadang membatalkan penjualan setelah anda meletakkan gagang telepon. Berikut ini adalah beberapa karakteristik pembeli yang takut:
1. Mengungkapkan sikap tidak ramah terhadap anda, dan anda dapat melacak rasa ketakutan dalam suara mereka.
2. Menyatakan keberatan dengan halus.
3. Berubah-ubah dari satu keputusan ke keputusan lain.
4. Setuju dengan anda tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan produk-dan terlalu mudah.
5. Melupakan bagian-bagian kontrak lama yang mengandung faedah utama presentasi anda.

Beberapa saran berikut ini dapat membantu kita dalam menghadapi pembeli yang takut:
1. Upayakan p[embeli tetap merasa nyaman. Jangan ambil tindakan yang mengandung ancaman. Cobalah untuk tetap bersikap ramah.
2. Perlihatkan sikap empati dengan pembeli. Cobalah memahami perasaan mereka, khususnya tentang keberatan mereka.
3. Pastikan anda memberi pelanggan segala faedah dan kelebihan produk anda.
4. Pertahankan rasa percaya diri dalam suara anda. Keyakinan ini menenteramkan pelanggan melebihi segala yang lain. Perlihatkan sikap ramah, positif, dan percaya diri. Hal itu akan membuahkan hasil.

08 August 2009

KARAKTERISTIK PEMBELI YANG TIDAK YAKIN

Sebagaimana yang tersirat dalam judulnya, pembeli ini tidak mengambil setiap keputusan. Anda sering kali harus mengambil keputusan bagi pembeli semacam ini. Berikut adalah beberapa karakteristik pembeli yang tidak yakin :

1. Tidak sanggup mengambil keputusan; tidak dapat mengatasi masalah dengan terus-terang , tidak sanggup mempertahankan kontak mata jika dilihat secara langsung.
2. Mengelak atau menunda-nunda (bahkan di telepon), tidak mengikatkan diri.
3. Selalu perlu bicara dengan orang lain sebelum mengambil keputusan. Dengan demikian, ia menjauhkan diri dari posisi bertanggung jawab.

Agar berhasil,simaklah beberapa cara untuk mengendalikan para pembeli ini :
1. Jangan beri mereka terlalu banyak pilihan atau gagasan,maksimal dua pilihan .
2. Jangan biarkan mereka mengendalikan waktu. Anda yang menentukan waktu dan lamanya pembicaraan telepon. Beri mereka dua pilihan ketika anda menelepon kembali.
3. Tawarkan jawaban positif dan objektif atas keberatan subjektif. Jangan biarkan keberatan mereka yang samar-samar itu menang.
4. Apabila mereka menyampaikan keberatan, setujui. Kemudian beralihlah pada faedah positif produk anda. Jangan biarkan keberatan mereka mengombang-ambing anda; ini yang penting.
5. Tampil dengan meyakinkan dan positif dalam nada suara dan cara anda. Kepercayaan diri ini akan terdengar dengan baik di telepon.
6. Apabila mereka ingin bicara dengan orang lain, doronglah mereka untuk melakukannya. Kemudian usulkan pembicaraan bertiga di telepon, tawarkan menjawab setiap pertanyaan tentang penggunaan atau masalah teknis yang ada pada mereka, dan rencanakan untuk menelepon kembali pada waktu yang telah ditentukan.

Tipe pembeli ini paling tepat dikendalikan dengan sikap yang teguh dan terus-terang. Pembeli ini tidak menyukai konflik dan konfrontasi. jangan ancam mereka, tetapi tetaplah tegas, hal itu akan membuahkan hasil.

06 August 2009

MBAH SURIP : FENOMENA JALANAN, KESUKSESAN, HINGGA KEMATIAN


Hari Selasa 4 Agustus 2009 segenap masyarakat Indonesia dikejutkan dengan meninggalnya sosok seniman/musisi eksentrik dan fenomenal Mbah Surip. Segenap media massa baik cetak maupun elektronik berlomba-lomba untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai "kepergian" Mbah Surip. Kepergiannya yang mendadak, sontak membuat terkejut banyak masyarakat, bahkan Presiden SBY pun turut mengucapkan belasungkawa atas kepergian Mbah Surip. Ya... belum hilang rasanya "booming" Mbah Surip yang tengah melanda masyarakat Indonesia, sosok Mbah Surip menjadi "bintang" di layar kaca televisi Indonesia beberapa waktu belakangan ini, wajahnya muncul saban hari di berbagai macam tayangan televisi dan acara-acara off-air lainnya dan laris manis menjadi bintang iklan berbagai macam produk.

Sosok dengan nama asli Urip Aryanto ini adalah sosok seniman/musisi yang berangkat dari jalanan, hidup di jalan, dan menempa pribadi juga di jalan. Berkumpul dari satu komunitas ke komunitas lainnya, nomaden dari satu tempat ke temapat lainnya. Sosok yang bila kita lihat dari layar kaca begitu sederhana, bersahaja, ceria, eksentrik, dan ciri khasnya yang tidak mungkin dilupakan orang adalah pakaiannya yang "full reggae" dan tertawanya yang luar biasa!. Keunikan gaya dan lirik lagunya yang ringan, sederhana, dan mengundang derai-tawa setiap orang yang melihat dan mendengarnya. Kekhasan Mbah Surip ini sangat eksklusif, dia sendiri yang memilikinya, inilah yang membedakan dia dengan musisi-musisi lainnya, seperti banyak grup-grup band sekarang ini yang cenderung menyajikan musik yang seragam dikarenakan tuntutan komersialisasi dari industri musik Indonesia yang hanya mengejar "profit oriented".

Kesuksesan Mbah Surip yang belum sempat dinikmatinya merupakan suatu proses yang panjang dan berliku yang penuh dengan tantangan hidup yang jika tidak memiliki pribadi yang tangguh dan kuat niscaya akan dengan mudah menuju kegagalan. ini adalah kisah yang patut dijadikan contoh bagi banyak orang, perjuangan jatuh-bangun, perjuangan hidup yang akan terus berkobar sepanjang hayat masih di kandung badan hingga ajal merenggut. Suatu perjuangan menuju kehidupan yang lebih baik. Mbah Surip adalah mewakili "musisi rakyat", musisi yang lahir dan terasah di jalan, Keunikannyalah yang menjadikan ia seperti sekarang ini, niscaya setelah kepergiannya ini ia akan menjadi salah satu ikon besar dalam musik Indonesia, namanya akan selalu disebut dan wajahnya akan menjadi hiasan di baju-baju dan aksesoris lainnya yang dipakai oleh banyak orang yang menyukainya. Selamat jalan Mbah Surip....We Love You Full...!!!

28 July 2009

TINGKAT-TINGKAT KEBUTUHAN MANUSIA MENURUT ABRAHAM H. MASLOW II

Kebutuhan Sosial

Tidak ada manusia dalam abad modern ini yang dapat hidup menyendiri, sama sekali terlepas dari pengaruh lingkungannya. Bahkan dapat dikatakan bahwa salah satu ciri dari dunia modern adalah semakin banyaknya organisasi dimana seseorang menjadi anggota, yang tujuan dan kegiatannya dapat beraneka ragam seperti bidang politik, sosial, keagamaan, kekeluargaan, profesional, keolahragaan, kebudayaan, kesenian, dan sebagainya.

Keanggotan dalam berbagai organisasi merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan sosial seseorang. Dikatakan demikian karena kebutuhan sosial biasanya menampakkan dirinya dalam berbagai bentuk naluri, seperti:
1.Sense of belonging
2.Sense of participation
3.Sense of importance
4.Sense of achievement

Sense of Belonging
Tidak ada seseorang yang senang “dipencilkan” dari arena pergaulan. Setiap orang ingin diterima, diperlakukan dan dihargai selaku anggota organisasi yang terhormat, yang diperlakukan secara wajar.

Sense of Participation
Beberapa faktor yang dapat digunakan oleh manajemen untuk memuaskan kebutuhan “sense of participation” dari para anggotanya, antara lain, adalah:
1.Adanya tujuan yang jelas, baik yang bersifat jangka panjang, sedang, maupun jangka pendek.
2.Proses perumusan kebijaksanaan yang melibatkan semua unsur dalam organisasi, paling sedikit sebagai sumber informasi dan input.
3.Proses pengambilan keputusan yang demokratis dengan mendengar pendapat unsur pelaksana.
4.Proses pelaksanaan yang didasarkan atas pembagian tugas yang jelas.
5.Pendelegasian wewenang yang menggairahkan pengembangan daya inovasi dan kreasi anggota organisasi.
6.Pengawasan yang bersifat mendidik dan bukan untuk mencari alasan bagi pimpinan untuk bertindak punitif.
7.Penggunaan sistem umpan balik secara efektif dalam keseluruhan proses manajemen.

Singkatnya, salah satu cara terbaik untuk memuaskan naluri berpartisipasi adalah dengan jalan menciptakan dan mengembangkan suasana dan lingkungan kerja yang mendorong pertumbuhan kreatifitas dan produktifitas para anggota organisasi. Mengenai penjelasan sense of importance dan sense of achievement dijelaskan dalam artikel ini.

27 July 2009

TINGKAT-TINGKAT KEBUTUHAN MANUSIA MENURUT ABRAHAM H. MASLOW

Ada lima tingkat kebutuhan manusia yang dikemukakan oleh Maslow, yaitu:
1.Kebutuhan fisiologis,
2.Kebutuhan akan keamanan,
3.Kebutuhan sosial,
4.Kebutuhan untuk dihormati,
5.Kebutuhan kesempatan mengembangkan potensi.

1.Kebutuhan fisiologis
Pada dasarnya kebutuhan fisiologis dibagi kepada tiga golongan utama, yaitu:
1. Kebutuhan akan sandang,
2. Kebutuhan akan pangan,
3. Kebutuhan akan papan.

Meskipun demikian perlu diperhatikan bahwa sifat dan jenis kebutuhan akan ketiga golongan di atas dapat dan biasanya memang mengalami perubahan, perubahan bisa terjadi karena:
1.Usia seseorang,
2.Kemampuan yang semakin meningkat untuk memuaskan kebutuhan tertentu,
3.“Demonstration Effect” yang dapat mengakibatkan seseorang memiliki sesuatu yang sesungguhnya apabila dilihat dari segi kemampuannya masih diluar jangkauan, akan tetapi karena tidak mau dikatakan “ketinggalan”, lalu pemilikan benda tersebut dipaksakan.
Artinya, rupanya sudah menjadi kodrat manusia bahwa sesuatu kebutuhan yang sudah terpenuhi tidak merupakan kebutuhan lagi. Karenanya adalah normal dan wajar apabila seseorang terus berusaha meningkatkan pemuasan kebutuhannya yang selalu sering berwujud peningkatan kuantitas dan kualitas.

2. Kebutuhan akan Keamanan
Baik di dalam maupun di luar organisasi dimana seseorang bekerja, ia mengharapkan adanya ketenangan bekerja berkat terjaminnya keamanan dirinya, baik fisik maupun psikis, termasuk keselamatan miliknya. Sudang barang tentu keamanan disini diartikan secara luas. Dengan pengertian luas itulah kebutuhan akan keamanan menjadi satu faktor motivasi yang tidak kecil artinya. Misalnya saja, dari segi keamanan fisik, setiap orang mengharapkan agar dalam perjalanan ke, selama berada di dan dalam perjalanan pulangdari tempat kerja, keamanannya terjamin. Contoh lain yang sangat sederhana adalah keamanan milik seseorang yang ditingggalkan di ruang kerja tanpa takut bahwa bemda itu akan hilang. Dengan keamanan jiwa diartikan antara lain:

1.Tidak adanya rasa takut baik menghadapi atasan, rekan setingkat maupun bawahan, yang terakhir ini berlaku bagi atasan/pimpinan.
2.Tidak adanya tekanan yang menimbulkan keresahan yang pada gilirannya akan menghilangkan kegairahan kerja.
3.Adanya suasana dan iklim kerja yang kondusif terhadap pengembangan daya kreasi dan inovasi seseorang.
4.Berlakunya prinsip “rewards and penalty” atas dasar kriteria yang obyektif dan bukan atas dasar “personal likes and dislikes”
5.Kerelaan semua pihak dalam organisasi, terutama kelompok pimpinan, untuk menerima kritik membangun dan tidak justru mempergunakan kritik itu sebagai alat untuk “memukul” orang lain.



Referensi: Siagian P. Sondang, BUNGA RAMPAI MANAJEMEN MODERN, 1986, Gunung Agung, Jakarta.

24 July 2009

SENSE OF IMPORTANCE AND SENSE OF ACHIEVEMENT

Sense of Importance
Setiap orang merasa dirinya penting. Bagaimanapun rendahnya kedudukan seseorang dalam organisasi, ia mengharap diperlakukan sebagai makhluk yang memiliki martabat yang tinggi dan kepribadian yang wajar dihargai. Jelaslah bahwa cara yang dapat ditempuh untuk memuaskan kebutuhan ini adalah melalui perlakukan yang senonoh dan wajar. Tegasnya, memanusiakan suasana dan liongkungan kerja.

Sense of Achievement
Kegagalan selalu menghantui kehidupan seseorang. Karena itu manusia normal selalu berusaha agar ia terhindar dari situasi kegagalan. memang benar bahwa dalam kehidupan ini "gelombang hidup" pasti dihadapi. Bahkan dapat dikatakan bahwa hidup ini tidak akan "menarik" apabila tidak disertai oleh gelombang tersebut yang adakalanya "menggunung" dan sukar diatasi, tetapi sering pula berupa "gulungan" air yang tidak membahayakan akan tetapi tokh harus dilalui.
Keberhasilan mengemudikan hidup melalui gelombang itulah yang merupakan perumusan "sense of achievement". Dengan mengadakan demikian sekaligus menjadi jelas bahwa keberhasilan memuaskan kebutuhan "sense of achievement" ini tidak semata-mata, bahkan juga tidak terutama, diukur dengan takaran-takaran material, akan tetapi juga terwujud dalam berbagai bentuk kepuasan batiniah dan psikologis.

23 July 2009

DI BALIK TERORISME

Baru-baru ini bangsa Indonesia dikejutkan oleh meledaknya bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, suatu kejadian yang tak terduga, ketika masyarakat Indonesia sedang sibuk dan sedang asyik-asyiknya membahas dan berdiskusi tentang hasil pilpres. Bom Marriot-Carlton ini memakan banyak korban baik yang tewas maupun terluka. Tak urung bom bunuh diri di Marriot-Carlton ini menuai kecaman keras dari sepenjuru dunia. Dan nampaknya sudah menjadi ketentuan peradaban bahwa aksi terorisme ini akan terus berlangsung dari waktu ke waktu dengan apapun latar belakangnya dan siapapun orangnya sepanjang ketidakadilan terus terjadi di dunia. Peristiwa-peristiwa terorisme ini seolah menjadi pembuktian dari tesis yang dilontarkan oleh Samuel Hutington tentang terjadinya gesekan antar peradaban (clash of civilization)antara Barat kontra Timur/Islam.

Video pernyataan Noordin M Top beberapa waktu silam yang menyatakan bahwa sepanjang Amerika, Inggris, Australia beserta sekutu-sekutu pendukungnya melakukan invasi, kekejian, pembantaian, dan penjajahan di bumi Palestina dan negara-negara lain yang mayoritas penduduknya beragama Islam maka sepanjang itu pula kelompok-kelompok radikal ini akan membalas dendam. dan bila kita melihat kesaksian dari mantan Kadensus 88 Polri, Suryadarma Salim beberapa waktu lalu di TV One, bahwa ujung dari aksi terorisme ini adalah untuk menegakkan suatu negara Islam, negara yang berdasarkan Azas Islam, atau yang disebut oleh Suryadarma Salim sebagai "Daulah Islamiyah". Maka jika dikaji lebih mendalam lagi maka perlawanan dari kelompok-kelompok radikal ini sesungguhnya adalah suatu bentuk perang ideologi antara ideologi Islam versi kelompok radikal ini kontra ideologi Liberalisme-Kapitalisme yang dikomandoi oleh Amerika Serikat (Barat).

Aksi teror sebenarnya adalah "alat" untuk menunjukkan eksistensi atau keberadaan dari kelompok radikal ini, suatu show of force, suatu shock therapy, yang ditujukan kepada imperium dunia saat ini yaitu Barat dalam hal ini Amerika Serikat cs, untuk menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan pengancam utama terhadap eksistensi Barat selain dari Timur/Cina. Jikalau yang terjadi saat ini (teror dan semacamnya) adalah benar-benar bermotif perang ideologi, maka sepanjang sejarah peradaban ini pertempuran antara dua kutub ideologi yang berbeda tidak akan bisa didamaikan,ada ungkapan:"tidak boleh ada dua raja di satu kerajaan". Maka masing-masing pihak akan berjuang untuk menjadi yang terunggul, aksi teror dan sejenisnya adalah pilihannya, hingga salah satu pihak hancur dan bertekuk lutut kepada lawannya. Yang menang akan menjadi "penguasa dunia" dan yang kalah akan menjadi "budak peradaban". Dan ke depan kita harus siap-sedia menerima dan menyambut kedatangan teror-teror lainnya dalam berbagai bentuknya baik itu melalui bom, teror melalui media,dan lainnya, baik yang ber-scoop kecil maupun sedang. Baik yang dilakukan oleh kelompok radikal maupun teror yang dilakukan oleh Barat. Dan suatu keniscayaan sesungguhnya aksi terorisme ini adalah suatu langkah "pemanasan" untuk menuju kepada perang yang sesungguhnya..!!!

18 July 2009

PROSES PERENCANAAN PERUSAHAAN

Perencanaan pemasaran didasarkan pada pasar, pelangan, dan produk/layamam, perencanaan bisinis melibatkan sumber daya perusahaan lain yang akan terkait dengan pasar yang telah teridentifikasi. Berikut lima langkah proses perencanaan perusahaan :
Pertama, terkait denan pernyataan sasaran finansial perusahaan untuk periode perencanaan jangka panjang organisasi itu. Sasaran ini sering diuraikan dalam bentuk perputaran, laba sebelum pajak, dan keuntungan investasi. Biasanya, batas perencanaan ini lima tahun, tetapi periodenya harus ditentukan oleh keadaan pasar. Sebagai panduannya, seharusnya ada pasar untuk produk organisasi itu, umtuk waktu yang cukup lama, setidaknya untuk melunasi setiap investasi modal yan berkaitan denan produk-produk itu. Disarankan untuk menekan periode ini hanya sampai tiga tahunkarena jika lebi dari itu, setiap detil dari rencanan strategis kemungkinan tidak akan ada artinya.

Kedua, merupakan audit, atau tinjauan dan penilaian yang sistematis, kritIs, dan tak bias dari lingkungan dan operasi perusahaan. Dalam praktiknya, cara terbaik untuk melaksanakan audit manajemen adalah denan melaksananakan audit secara terpisah dari masing-masin fungsi manajemen utama.Dengan demikian, audit pemasaran (yang berkaitan dengan lingkungan pemasaran dan operasi pemasaran) merupakan baian dari audit manajemen yang lebih besar, demikian pula dengan audit operasi.

Ketiga, penetapan sasaran dan strategi, tidak diragukan merupakan yan paling penting dan paling sulit dari tahapan perencanaan perusahaan karena jika lankah ketia tidak dilakukan dengan semestinya, segala sesuatu yang mengikutinya menjadi tidak berarti lagi. Tahapan ini merupakan tahapan dalam siklus perencanaan di saat kompromi harus tercapai antara apa yan diininkan oleh beberapa departemen fungsional dan apa yang dapat dipraktikkan dengan berbagai hambatannya dalam setiap operasi perusahaan.

Keempat, dilakukan dengan rencana detail selama satu tahun, yan berisi tanggung jawab , pemilihan waktu dan biaya pelaksanaan sasaran tahun pertama, dan rencana yan luas untuk tahun-tahun berikutmya.

Kelima, merupakan gabungan dari rencana detail ke dalam rencana perusahaan, yang terdiri dari sasaran perusahaan jangka panjang, strategi, rencana, perhitungan laba-rugi, dan laporan keuangan Tujuan utama rencana perusahaan adalah menyajikan visi jangka panjang perusahaan atau hal-hal yang ingin dicapai perusahaan.

16 July 2009

10 PRINSIP PERENCANAAN PEMASARAN

Secara ringkas, 10 prinsip perencanaan pemasaran adalah sebagai berikut :
1. Kembangkan rencana strategis terlebih dahulu; rencana operasional bersal dari langkah pertama ini.
2. Tempatkan pemasaran sedekat mungkin dengan pelanggan; pemasaran dan penjualan di bawah satu orang.
3. Pemasaran merupakan sikap pemikiran, bukan seperangkat prosedur.
4. Aturlah aktivitas pada kelompok pelanggan, bukan aktivitas fungsional.
5. Audit pemasaran harus dilakukan dengan setepat-tepatnya. Tidak boleh ada istilah yang samar-samar, dan tidak ada yang disembunyikan. Manajer harus menggunakan alat-alat seperti analisis portfolio dan informasi siklus hidup produk.
6. Analisis SWOT harus difokuskan pada segmen-segmen yang kritis terhadap bisnis; konsentrasikan hanya pada faktor-faktor kunci yang menuju ke sasaran.
7. Orang-orang harus dididik tentang proses perencanaan.
8. Harus ada rencana untuk perencanaan.
9. Semua sasaran harus diprioritaskan dalam hal urgensi dan pengaruhnya.
10. Perencanaan pemasaran membutuhkan dukungan aktif dari eksekutif puncak dan harus sesuai dengan budaya organisasi.

11 July 2009

ADVAN VANBOOK A1N-70T (ALNECH KOMPUTER)

Sebagai salah satu pemain besar dalam industri IT(Information Technology) di Indonesia, khususnya produk-produk netbook, maka Advan meluncurkan vanbook di tahun 2009 ini dengan tipe terbaru, yang diberi nama vanbook A1N-70T. Vanbook A1N-70T ini dilengkapi dengan spesifikasi yang mumpuni yaitu dilengkapi dengan prosesor Intel Atom N 270 1,6 Ghz dengan chipset 945GME/GSE, dilengkapi dengan harddisk berkapasitas 160 GB SATA dan memori 1 GB DDR 2. Disuguhi dengan layar monitor ukuran 10,2" LED screen dan berat hanya berkisar 1,25 kg maka pengguna vanbook ini dapat dengan mudah, leluasa, dan praktis membawanya untuk berbagai keperluan dan aktivitas seharian. Mulai dari kantor, mall, cafe, kampus, perpustakaan, hingga ke sekolah. Vanbook ini memiliki tombol QWERTY yang dibuat senyaman mungkin bagi para user (user friendly) sehingga pengguna merasa nyaman dan leluasa saat aktivitas mengetik ataupun browsing ke dunia maya. Susunan tombol QWERTY ini saat sekarang paling banyak digunakan pada keyboard terkini, tujuan utamanya adalah untuk meminimalkan kemacetan mekanis akibat kecepatan mengetik. Vanbook A1N-70T ini dilengkapi juga dengan wifi (wireless fidelity) untuk koneksi internet nirkabel.

Selain itu vanbook ini dilengkapi dengan webcam 1,3 MP dengan teknologi DCS (Digital Crystal Screen) yang membuat kualitas gambar pada layar monitor semakin tajam dan jernih. Sangat cocok untuk mereka yang suka dan sering berinternet-ria seperti browsing, chatting, dan kegiatan lainnya. Guna mendukung performance sebagai gadget portable yang praktis maka vanbook ini dilengkapi dengan daya baterai berkekuatan 4400 mAh (6 cell) dan memiliki extra power sebesar 33,3 persen dari netbook lainnya, sehingga mampu bekerja lebih maksimal ketika beraktivitas outdoor semisal surfing di internet dengan pilihan warna black, white, dan pink serta dengan harga berkisaran 3 juta-an tentunya vanbook ini dapat terjangkau oleh kalangan manapun mulai dari anak sekolah, mahasiswa, samapi dengan orang kantoran. So, tunggu apalagi, jadilah yang pertama, jadikan hari-harimu semakin berarti dengan vanbook A1N-70T dan kunjungi segera ALNECH KOMPUTER, pilihan di tangan anda.. pilih yang terbaik..!!

09 July 2009

SBY-BOEDIONO KEMBALI KE TAMPUK KEKUASAAN

Pada hari Rabu 8 Juli 2009 seluruh rakyat Indonesia yang telah mempunyai hak pilih, dan telah memilih capres-cawapres pilihannya, tentu saja masih ada yang yang memilih untuk golput. Berdasarkan quick count Metro TV, pasangan Mega-Prabowo meraih 26,32 persen suara, SBY-Boediono meraih 58,51 persen suara, dan pasangan JK-Wiranto meraih 15,18 persen suara. Dari hasil quick count Metro TV ini dan banyak lembaga survey lainnya menempatkan pasangan SBY-Boediono meraih kemenangan mutlak di atas 50 persen suara, dan unggul di lebih dari setengah dari total provinsi di Indonesia. Bararti pemilu berdasarkan quick count ini dimenangkan oleh SBY-Boediono dalam satu putaran.

Ada beberapa hal yang menjadi indikator kemenangan Pasangan SBY-Bordiono ini. Pertama, politik pencitraan yang digalang oleh tim kampanye SBY-Boediono ternyata masih ampuh untuk menggalang dukungan dari masyarakat luas. Pencitraan sebagai orang yang santun, sebagai orang yang menjadi teraniaya, telah menjadi barang dagangan yang ampuh bagi pasangan nomor dua ini. Politik pencitraan yang "njawani" ini ternyata sangat ampuh untuk menarik dukungan dari mayoritas pemilih di Indonesia yang berasal dari etnis Jawa.Hal ini didukung pula oleh orientasi para pemilih yang condong menempatkan figur/faktor pribadi/citra seseorang sebagai referensi utamanya dibandingkan memilih secara ideologis. Kedua, kondisi politik-ekonomi terkini yang relatif stabil telah menjadi back-up yang kuat bagi pasangan ini, turunnya harga minyak, politisasi BLT menjelang pemilu telah memberi nilai lebih pada pasangan ini. Ketiga, banyaknya koalisi parpol yang berada di belakang pasangan ini semakin memperkokoh kekuatan pasangan ini. Partai-partai menengah seperti PAN, PKB, PKS, dan PPP telah memberi andil yang besar dalam perolehan suara SBY-Boediono yang mencapai lebih dari 50 persen suara.

Isu-isu selama kampanye seperi isu neolib (neo liberalisme) ternyata tidak mampu secara signifikan menggoyahkan pasangan ini. Isu neolib hanya bisa menyentuh masyarakat golongan intelektual dan sangat sukar berakar dan memberi kesadaran terhadap substansi dari isu tersebut kepada masyarakat banyak terutama pada masyarakat bawah (grass root). Kemudian acara debat di televisi selama 5 kali, ternyata juga tidak mampu mengangkat pamor capres JK yang menjadi "bintang" dalam acara tersebut. Isu-isu dalam debat tersebut masih jauh menyentuh permasalahan hidup dan kondisi rakyat terkini. Isu-isu elitis yang dijabarkan secara elitis pula, dan tidak secara populis kurang mampu membangun kesadaran dan memberi pengetahuan kepada khalayak umum. Begitupun kampanye pencitraan yang di bangun JK yang mengusung perannya sebagai figur yang menentukan terhadap masalah BLT, konversi minyak ke gas, dan perannya dalam perdamain Aceh ternyata juga belum cukup ampuh mengangkat pamornya. Masyarakat lebih condong menilai siapa presidennya, ketimbang siapa wakil presidennya. Dus, hal ini berakibat terbalik dimana citra SBY sebagai presiden melesat dan JK sebagai wapres jalan di tempat. Alhasil incumbent ternyata masih berjaya, namun ada satu hal yang perlu dilakukan oleh pasangan yang kalah (tentunya dengan hasil akhir dari KPU)yaitu segera melakukan repositioning untuk menjadi oposisi guna menjadi penyeimbang kekuatan eksekutif walaupun konstruksi parlemen yang akan datang ini dikuasai oleh incumbent beserta partai koalisinya, namun setidaknya akan cukup memberikan bargaining kepada incumbent. Apalagi jika oposisi di dukung oleh kalangan dari ekstra parlementer seperti dari LSM/NGO, dan kekuatan-kekuatan masyarakat lainnya yang akan bertindak sebagai watchdog bagi pemerintah, hal ini bertujuan agar politik kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah nantinya akan tidak menyimpang dan merugikan rakyat seperti di zaman Orde lama dan Orde Baru yang minus kontrol dan represif. Selamat menjadi oposisi!!

04 July 2009

BE A BLOGGER, WRITE, AND GET PAID

If you have a hobby of writing and want to mencurahkannya in an online any posts that everyone can read it, so a blogger. You can write and express what you have in your mind, whether they are personal, economic, political, legal, cultural, sports, arts, religion, and others. You only need a blog as a medium that is both free as wordpress.com, blogger.com or paid services such as blogs. Com,. Net,. Org, and so forth.

Once you have a media blog and you have the desire to earn money from your blog, not only as a place for personal expressed only, then that is to be done on a regular basis, please write at least 2 times a week and if possible to write 1 times a day. Then register your blog to google, yahoo, msn, and alexa. manage your blog as you feel for something of value in your life. Keep writing about what, wait for approximately 3 months, then register your site or blog to broker paid review as payingpost, blogsvertise, sponsoredreview, and other. Wait until you pass on the blog review by broker, and if it passes then you have ready to accept the job of the advertiser paid, payment is received usually tailored to the blog's Google PageRank and the ranking of alexa. The higher google page rank is calculated from 1 until 10. The higher the number the better, and with the number 1000000 alexa down to the good. Blog like this is usually a much sought-search by the advertiser. Therefore flee create a blog that both the paying and take advantage of your writing talent to get the revenue from this business.

01 July 2009

JIWA BESAR DALAM SEPAK BOLA INDONESIA

Bila kita menyaksikan final coppa Indonesia antara Sriwijaya FC melawan Persipura Jayapura yang pada awalnya berjalan normal-normal saja, namun apa dinyana partai final tersebut dinodai oleh ulah pemain Persipura yang melakukan mogok main alias WO yang mana mereka memprotes kepemimpinan wasit Purwanto yang tidak memberikan hadiah pinalti kepada Persipura alibat handsball yang dilakukan oleh pemain belakang Seiwijaya FC Tsimi Jaques di kotak penalti. Akibat aksinya ini Persipura dinyatakan kalah dan Sriwijaya FC tampil sebagai juara. Apa yang bisa kita ambil pelajaran dari peristiwa ini? sesungguhnya sepak bola Indonesia ini setelah sekian lama belum juga mampu bangkit dari keterpurukannya. Jiwa besar dalam menerima kenyataan di lapangan ternyata belim mampu dilaksanakan dengan baik. Seharusnya Persipura harus melanjutkan permainan hingga usai, permasalahn handsball itu sudah lumrah terjadi, tinggal tergantung sepenuhnya kepada keputusan wasit. Ada dua faktor yang menjadi dasar keputusan wasit: pertama, faktor wasit itu sendiri beserta dua linesman, apakah mereka ini melihat secara langsung terjadinya handsball atau tidak, kedua, basic pengetahuan wasit itu sendiri dalam memahami aturan permainan. Tidak menutup kemungkinan faktor ketiga, seperti pressure dari tuan rumah yang kebetulan SFC adalah tuan rumah dan lolos ke partai final ini dan suatu kebetulan juga partai final ditetapkan di stadion Jaka Baring Palembang namun faktir ketiga ini harus kita sisihkan karena dalam pertandingan wasit dapat berlaku netral. Seharusnya Persipura harus belajar dari Inggris dimana dalam partai melawan Argentina di Piala Dunia 1986 harus mengakui keunggulan Argentina dengan gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona,apa yang dilakukan tim Inggris apakah mereka mogok bermain? ternyata mereka tidak melakukan itu mereka tetap memprotes keras tapi mereka tetap melanjutkan permainan hingga akhir dengan jiwa besar meskipun mereka telah dicurangi oleh wasit. Hal inilah sekiranya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat sepak bola Indonesia, agar bagaimana menerima setiap keputusan yang ditetapkan wasit seberapapun kontrovesialnya keputusan tersebut. Jika tidak maka sepak bola Indonesia akan tetap berkubang dalam tempat yang sama, jalan ditempat, dan ditinggalkan oleh negara-negara lainnya. Marilah berubah...!!!

22 June 2009

KONSEKUENSI DARI PUTUS ASA

Apa konsekuensi dari anda yang putus asa? pertama, putus asa dapat mematikan langkah anda. Rancangan atau konsep hidup yang sudah anda bangun di awal, hancur berantakan di depan mata tanpa pernah anda sadari tatkala putus asa melanda. Langkah progresif yang telah disusun secara sistematis hancur lebur setelah perjuangan keras anda meyakinkan masyarakat sekitar, siang, dan malam,hanya disebabkan oleh sebuah kata putus asa. Putus asa tersebut harus membuat anda memulai sesuatu dari nol lagi, dan memerlukan waktu lama untuk pulihkan keyakinan anda. Berapa besar kerugian yang anda alami?

Kedua, putus asa dapat menggoyahkan keyakinan, keoptimisan, dan pikiran positif anda. Keyakinan bahwa saya pasti bisa, mampu, kuat, sanggup, perlahan-lahan mulai lemah dan redup, bahkan mati sekalipun tatkala putus asa melanda diri anda. Tidak akan ada keoptimisan yang total bila putus asa telah menyerang. Kekuatan pikiran positif tidak akan kuat menancap dan akan tercerabut dari akarnya(dari pikiran dan diri anda) tatkala putus asa mulai ditabuhkan dalam pikiran anda. Maka, sia-sialah kekuatan mental, perjuangan dan pengorbanan yang telah anda bangun selama ini.

Ketiga, putus asa membuat diri anda dalam ketidakpastian yang panjang dan melelahkan. Tidak ada konsekuensi yang akan diterima oleh anda yang putus asadalam menjalani kehidupan dan memecahkan masalah (kesulitan) selain berada dalam suasana dan kondisi yang serba tidak pasti. Stress akan cepat melanda bila tidak segera bangkit dan keluar dari masalah dan bisa menyebabkan depresi, bahkan bisa berujung pada kegilaan . Tak ada hal yang paling melelahkan selain bekerja tanpa tujuan dan hasil atau manfaat yang jelas.

Keempat, putus asa akan membunuh kepercayaan pada diri anda sendiri. Kepercayaan diri adalah mahkota anda. Kepercayaan diri adalah modal utama agar orang lain menjadi respek dan kagum pada anda. kredibilitas anda akan diakui orang lain bermula dari kepercayaan diri yang anda tampakkan. Anda bangkit, maju, sukses, dan berhasil oleh kepemilikan anda atas kepercayaan diri. Namun ketika putus asa hinggap pada diri anda, semua yang telah anda bangun akan hancur berantakan hingga ke akar-akarnya., tanpa meninggalkan bekas apa-apa.

Kelima, putus asa menjatuhkan harga diri anda. Nama baik sangat berkaitan dengan harga diri anda. nama baik adalah iklan yang sangat ampuh, nama baik merupakan modal awal anda untuk berinteraksi dengan orang lain secara normal dan wajar. nama baik dan harga diri anda akan selalu berjalan beriringan bila sikap dan perilaku anda juga baik. Oleh karena itu berpantanglah berputus asa, karena putus asa itu akan menenggelamkan anda dalam jurang kegagalan, teruslah berusaha jangan takut untuk gagal, tegak berdiri dan jalanlah kembali untuk mencapai impian anda, selamat berjuang...!!!


Sumber: Iskandar Zulkarnain, From Nothing To Something, 2007)

19 June 2009

MENJADI KREATIF

Satu hal yang terpenting menyangkut minat dan hobi, anda hanya memerlukan kreatfitas tersendiri untuk mengubah minat dan hobi jadi suatu yang mempunyai nilai yang berarti; kekayaan, kesuksesan, dan ketenaran. Kenapa kreatif itu penting? harus diingat, setiap orang harus kreatif agar anda dihargai orang lain. Kratiflah.. karena dengan itu bisa menjadi niali perbedaan antara anda dengan teman anda. kreatiflah...karena ide, gagasan, dan kreasi anda adalah mahal harganya dan itu memang harus mendapat imbalan seimbang. Kreatiflah.....karena orang kreatif itu akan menaikkan citra dan harga diri anda di mata siapapun. Lihatlah berapa banyak orang di sekitar anda yang punya hobi dan minat, tapi tidak mau memaksimalkan bahkan senderung mematikannya. Akibat tidak kreatif sehingga mereka serimg diamggap biasa-biasa saja, tidak berharga, tidak dipertimbangkan orang lain, bahkan sering mengalami PHK atau tidak dimanfaatkan orang lain. Seiring dengan perputaran waktu, orang yang tidak kreatif akan cepat terlindas oleh "waktu" dam akhirnya akan menurunkan harga dirinya sendiri.

Bila anda punya minat dan hobi, jangan berhenti sampai disitu. Optimalkan minat dan hobi anda. Bagaimana caranya? Mulai detik ini ambil pulpen dan kertas kosong; tulis dan identifikasi apa yang jadi minat dan hobi yang ada pada diri anda. Tulis saja apa adanya, beri waktu dua menit dan tidak usah berpikir terlalu lama. Setelah seluruh minat dan hobi anda diidentifikasi segera tentukan prioritas minat dan hobi mana yang lebih besar pada diri anda. Setelah skala prioritas ditentukan, misalnya dari 10 tinggal 3 saja, kemudian dari 3 hal ini mana yang paling dominan dan berpeluang untuk segera dijalankan atau diseriusi. Mana yang mungkin perlu pendalaman dan pembelajaran lebih maksimal. Segera bertindak, karena dunia sekarang ini banyak di penuhi orang-orang yang memegang prinsip NATO (No Action Talk Only) apaka anda ingin menjadi bagian dari mereka?

Jangan ragu dalam menjalankan minat dan hobi serta kreatifitas anda. Manfaatkanlah karunia pikiran kreatif anda untuk menopangi minat dan hobi anda. Satu minat dan hobi yang terarah dapat berpeluang sukses daripada 10 atau 100 minat dan hobi tapi tidak terarah (fokus). Berapa banyak orang yang punya minat dan hobi tapi tidak segera memanfaatkannya yang akhirnya kekecewaanlah yang akan dia dapat. orang yang tidak segera beraksi dengan minat dan hobi yang ada pada dirinya membuka kesempatan bagi orang lain untuk memulai dan beraksi dulu, dan anda hany termasuk orang-orang yang kalah dan tertinggal. Kreatifitas akan membuat anda jadi "lebih hidup" maka hiduplah dengan minat dan hobi anda. Ingat "the creativity creats money" untuk itu segera bertindak....!!

18 June 2009

VISUAL SALE STRATEGIES

All of us experience the world through our senses. We are becoming more oriented to using the visual sense as a part of the href="http://www.payingpost.com">blog marketing">sales strategist for making judgements and decisions. About the world around us. Seeing is believing. Computers, TV, videos and movies give us vast amounts of information very quickly. With this surge in visually oriented technology, most people prefer to sort information visually, especially the young. This means we can be so attracted by packaging that we move in to take a closer look, especially if the style and colors are appealing. Because our eyes can take in copious amounts of information quickly, we’ve come to expect information to be given in a hurry.

When your blog marketing">customers process data predominantly in a visual way, they will speak and move quickly. They want their questions answered immediately, and will look up frequently as they create mental images of the information as it supplied. They want to see the product work, and will make decisions based on how it looks, its style, size, shape, and color. They will also use visual terms as these most accurately represent their experience. The salesperson needs to latch onto and use these descriptive phrases like, “how would you like to see yourself growing old gracefully behind the wheels of this Mercedes?” “how will others recognize and notice what you have achieved?” These visual predicates like “see”, “recognize”, and “notice”, will match the experience of the customers who processes his information in images.

In order to match the processing style of the customers, blog advertising">many salespeople can use visual predicates to gather information, and more importantly, to move the customer away from his prejudices and objections about the product and toward his preferences and likes.
Using the visual system:
1.Can you imagine how this would look?
2.What can I show you?
3.What catches your eye?
4.What are you looking for in a…?
5.What do you notice?

10 June 2009

THE WARRIOR FROM CATALAN

Final liga champions 2008-2009 telah menghasilkan sang juara, ya dialah The Real Champions Barcelona, yang pantas menyandang gelar (The King of Europe). Rajanya sepak bola benua Eropa. Partai final kontra manchester United telah menjadi ajang penunjukkan kedigdayaan kiltur sepak bola offensive, sepak bola indah, skillfull football, attractive football, atau sebutan-sebutan lain yang layak disematkan kepada tim yang mewakili suatu suguhan sepak bola yang indah, yang enak ditonton, baik melalui layar televisi maupun secara langsung di dalam stadion. Meskipun dalam partai final permainan kedua tim tidak berjalan seperti biasa karena disebabkan oleh perasaan nervous karena tampil di partai puncak dam pola permainan yang dikembangkan oleh kedua tim yang menerapkan pressure football, man to man marking yang menyebabkan alur bola menjadi terhambat, namun secara keseluruhan permainan dikuasai oleh Barcelona melalui duo dirigen lapangan tengah mereka Xavi Hernandez dan Andres Iniesta yang saling bahu-membahu membuka ruang melakukan umpan terobosan fastbreak penetrasi ke daerah lawan,umpan satu-dua sentuhan yang membuat lapangan tengah MU yang diisi oleh Michael Carrick dan Andersson kewalahan. Hal ini bertolak belakang dengan yang terjadi pada MU pressing football yang diterapkan kedua tim ternyata membuat lini tengah MU lumpuh, bola-bola mereka mudah dipotong, umpan-umpan yang tidak akurat, salah umpan, akibat pressing yang dilakukan oleh pemain-pemain Barcelona.

Alhasil bola-bola MU terlihat monoton, bola-bola terpaksa diumpankan langsung ke lini depandan alhasil umpan-impan MU mudah terbaca dan dipotong. Gol-gol Barcelona melalui Eto'o dan Messi adalah suatu kreasi dari kreator-kreator lapangan tengah Barcelona yang dihuni oleh tipe-tipe playmaker, inilah kelebihan seorang playmaker dalam sutau permainan sepak bola. Dus, bagi Barcelona, tak peduli siapa lawannya... tal peduli... apapun taktiknya... tak peduli apapun minumannya...yang terpenting "BARCELONA HARUS MENANG"... Bravo Barcelona...!! Welcome Campeon..!!

02 June 2009

EFFECTIVE SALESPEOPLE

Salespeople must develop two information-handling skills to deal with customers effectively. A good salesperson is always attentive to and responsive to feedback the reaction from his customers about the sales information that was presented. This feedback is immediate, regardless of whether the sale was made. While feedback is important, the ability of salespeople to "feed forward" information about their products and services is crucial in establishing the direction that the sale will take. They do this by they behavior,gestures, emotions, and the word used.

Feeding information forward involves taking action. It enables you to sell effectively, using the language that makes sense to your customers. When you begin to speak their language, or lingo, it's easier for your customers to make a decision they are comfortable with. Virtually all customers use language as an aid to marketing decisions. Their words can be recast by the salesperson to assist them to make a decision to buy that is made with conviction rather than doubt. Objections are handled efficiently,and "buyer's remorse" is not experienced at a later date.

People make decisions to buy products using four distinct methods:
1. this product looks right
2. This product sounds right
3. This product feels right
4. This product makes sense.
Effective salespeople know how to spot these four systems. they then feed forward information to the customer so that the salesperson's style is perceived as captivating, helping to maintain the rapport established. To connect with people, the sales team has to relate to the perception system each customer uses so taht the information is presented in a way that is comfortable, understandable, and familiar.

22 May 2009

BANYAK CARA MENDAPATKAN MODAL USAHA

Bagi orang yang ingin memulai usaha, modal sering menjadi kendala utama. Sering terdengar keluhan dari pengusaha kecil yang sulit untuk mengakses perbankan guna menambah modal. Padahal pesanan atau order dari pelanggan sudah menunggu. Namun karena keterbatasan dana, si pengusaha tidak sanggup memenuhi pesanan pelanggan dalam jumlah besar. Terpaksa pelanggan tersebut mencari pengusaha lain yang bisa memenuhi pesanannya. Padahal si pelanggan sebenarnya sudah menaruh kepercayaan akan kualitas produk si pengusaha.

Kisah pengusaha yang mendapat pasar yang potensial tapi tidak mampu melayani pesanan banyak terjadi. Padahal ada banyak trik yang bisa dilakukan pengusaha pemula guna menambah atau mendapatkan modal. Karena lembaga perbankan saat ini sudah menyediakan banyak pilihan kredit. Mulai kredit investasi, modal kerja, bahkan factoring. Jenis kredit ini biasanya diberikan kepada pengusaha dengan jaminan purchase order (PO) atau surat pemesanan dari pelanggan. Untuk jenis pembiayaan permodalan seperti ini, perbankan tidak memberlakukan bunga sebagaimana kredit biasa, melainkan fee yang persentasenya cukup kompetitif dibandingkan bunga kredit perbankan. Dan PO (Purchase order) dapat dijadikan agunan dan pihak bank akan melakukan analisis terhadap PO ini, mulai dari term of payment, unit yang dipesan, harga, total barang, bank yang dipakai, NPWP, dan alamat dari pelanggan. Modal utama dari seorang pengusaha adalah tekad dan keyakinan, sementara modal finansial bisa diwujudkan dalam banyak cara. Saat sekarang ini sudah banyak lembaga yang menyalurkan pembiayaan modal kerja baik dalam bentuk kredit maupun hibah (grant).

Pemerintah pun mulai menggalakkan program kredit bagi usaha kecil yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM). Permodalan dalam bentuk hibah biasanya diberikan oleh lembaga donor internasional seperti USAID, dan AUSAID. Untuk dapat meraih dana hibah biasanya diberikan oleh lembaga donor internasional seperti USAID. Untuk dapat meraih dana hibah dari lembaga donor minimal seorang pengusaha harus mampu membuat proposal usaha dalam bentuk business plan (BP). Dengan BP inilah seorang calon investor maupun lembaga donor akan mampu mengukur seberapa potensial bisnis yang sedang dijalankan oleh si pengusaha. Di dalam BP ini harus dibuat secara detail dan mudah dipahami. Lembaga donor biasanya bersedia membantu pembiayaan perusahaan sosial (social enterprises).

09 May 2009

MENJADI GURU YANG BERKUALITAS


Indikator bagus atau tidaknya sebuah sekolah, salah satunya ditentukan oleh faktor guru. Oleh sebab itu, semakin banyak guru yang berkualitas pada suatu sekolah, akan semakin berkualitaslah sekolah itu. Menjadi guru yang berkualitas memang bukan perkara mudah. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan untuk menjadi atau mencari guru yang berkualitas.

Pertama, guru harus memiliki profesionalisme di bidangnya. Profesionalisme disini berarti guru tersebut harus memiliki pengetahuan yang luas tentang bidang yang diajarnya. Sebagai contoh, jika guru mengajar Bahasa Indonesia, maka dia perlu memahami semua hal yang berhubungan dengan Bahasa Indonesia dan perkembangannya. Hal ini untuk mengantisipasi berbagai macam pertanyaan dari siswa. Apalagi siswa-siswi sekarang lebih kritis dan cerdas dalam bertanya.

Kedua, guru harus mempersiapkan bahan ajar. Salah satu hal yang membuat guru lebih pandai dibandingkan muridnya adalah karena guru telah mempelajari materinya terlebih dahulu. Oleh sebab itu, guru yang baik adalah guru yang telah mempersiapkan bahan ajarnya terlebih dahulu.
Selain itu, gurupun sebaiknya memiliki bahan ajar yang lebih “kaya” dan lengkap daripada muridnya. Sebab, biasanya ada siswa yang belajar terlebih dahulu dari buku paket yang diberikan pihak sekolah.

Ketiga, guru harus dapat menyampaikan materi dengan jelas. Hal ini berhubungan dengan cara mengajar guru tersebut. Guru yang mengajar dengan metode kuno (satu arah) dan menjemukan biasanya membuat siswa tidak bersemangat dalam belajar. Oleh sebab itu, guru harus mengajar dengan metode dua arah dan kreatif dalam mengajar. Jika perlu, selipkan beberapa humor agar suasana belajar-mengajar tidak kaku, tetapi menyenangkan.

Keempat, guru harus dapat mengelola kelas. Menjadi seorang guru berarti harus siap berhadapan dengan berbagai macam jenis siswa. Mulai dari yang baik, rajin, patuh, hingga yang malas. Oleh sebab itu, seorang guru sebaiknya memiliki kemampuan mengelola kelas dengan baik.
Hal ini dapat dilakukan dengan tidak membedakan antara siswa yang pandai dengan yang malas. Sebab, jika siswa yang malas diberi kepercayaan lebih dari seorang guru, biasanya mereka akan lebih termotivasi untuk belajar lebih baik lagi.

Kelima, guru harus melakukan evaluasi. Evaluasi ini menyangkut evaluasi dirinya sendiri dan evaluasi ke siswa. Biasanya guru memberikan evaluasi ke siswa melalui ujian, siswa memperoleh nilai yang kurang baik, sebaiknya guru tersebut mengevaluasinya. Evaluasi ini dapat dimulai dengan instropeksi diri ketika mengajar, setelah itu bahaslah bersama-sama siswa tentang bagian mana yang belum mereka mengerti.

Keenam, guru harus dapat berhubungan baik dengan orang tua siswa. Selain berhubungan dengan siswa, guru pun sebaiknya dapat berhubungan baik dengan orang tua siswa. Jadi, disini akan terjalin kerjasama yang baik antara guru dan orang tua sehingga dapat memantau perkembangan belajar siswa tersebut.


(Sumber: Kompas,31 Maret 2009)

04 May 2009

MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANDA DALAM MENGHAFAL PIDATO

Ada beberapa cara agar kita bisa meningkatkan kemampuan berpidato kita, beberapa faktor/cara tersebut antara lain:

1. Dapatkan tempat yang relatif tenang, bukan ruang yang sangat hening. Anda mungkin jatuh tertidur disana.
2. Usahakan temperatur ruang sedang-sedang saja-tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Kedua ekstrem akan mengganggu kemampuan anda untuk berkonsentrasi.
3. Cegah interupsi. Minta sekretaris anda menahan panggilan telepon untuk anda. Gantung tanda “jangan ganggu” pada pintu anda.
4. Cegah diri anda mengganggu diri sendiri dengan mengurus semua masalah yang menekan yang dapat anda pikirkan sebelum memulai kerja. Bersihkan pikiran anda dari persoalan lain-apapun persoalan tersebut.
5. Rileks, tetapi jangan terlalu banyak. Sedikit ketegangan akan membantu-duduk di kursi yang agak tidak nyaman, berjalan ke sekeliling ruangan sementara anda menghafal, mersakan sedikt kecemasan, suatu rasa urgensi.
6. Hindari zat kimia jenis apapun. Berlawanan dengan kebijaksanaan konvensional, obat ataupun alkohol tidak meningkatkan konsentrasi; sebenarnya, keduanya malah mengganggu konsentrasi.
7. Jadwalkan periode kerja anda di sekitar waktu puncak anda-waktu ketika anda cenderung mersa paling baik dan mnecapai paling banyak.
8. Tetapkan tujuan dan sasaran yangrealistik dan dapat di capai. Dengan menggunakan tanggal batas awaktu sebagai titik awal, bekerja mundur di dalam jadwal anda untuk mengidentifikasi berapa banyak yang sudah anda capai pada setiap tonggak di dalam rencana anda.
9. Ganjar diri anda bila anda berhasil dalam mencapai suatu tonggak. Selama sesi kerja, bekerjalah menuju suatu target dan bekerja untuk semacam pembayaran sebagai tambahan untuk tujuan: minuman kegemaran, sedikit waktu rehat-sesuatu yang anda ingin dapatkan yang biasanya anda tidak mengizinkan diri anda mendapatkannya kecuali untuk kesempatan istimewa.

01 May 2009

RISET PEMASARAN

Pengembangan yang menguntungkan dari perusahaan hanya berasal dari komitmen terus-menerus untuk menyesuaikan kemampuan perusahaan dengan kebutuhan pelanggan. Agar proses penyesuaian ini berjalan efektif, diperlukan arus informasi dua arah antara pelanggan dan perusahaan. Inilah peran riset pemasaran. Riset pemasaran berkaitan dengan proses pemasaran secara keseluruhan. (riset pasar adalah riset tentang pasar).

Ada beberapa bentuk riset pemasaran yang dapat dipertimbangkan, yang dikelompokkan ke dalam empat jenis dasar, yaitu:
Internal-analisis catatan penjualan, tingkat periklanan, harga versus volume, dan sebagainya.
Eksternal-menggunakan sumber daya di luar organisasi untuk melengkapi riset internal.
Reaktif-jawaban kuisioner, wawancara terstruktur, dan sebagainya.
Non reaktif-interpretasi terhadap fenomena yang diamati, misalnya merekam pelanggan di toko, mendengarkan panel pelanggan, dan sebagainya.

Oleh karena adanya pro dan kontra untuk masing-masing jenis, bauran dari berbagai jenis itu dapat memberi manfaat. Misalnya, catatan penjualan dapat memberikan wawasan yang berharga, tetapi tidak dapat meramalkan kinerja dengan baik karena terbatas pada kinerja historis. Wawancara telepon dapat dilakukan dengan cepat dan relatif tidak mahal, tetapi jumlah informasi teknis yang dapat diperoleh terbatas. Titik awal dari setiap program riset pemasaran sebaiknya merupakan penelitian tentang bahan-bahan yang ada, terutama dengan sarana riset meja. Jika dikombinasikan dengan informasi penjualan internal, kekayaan informasi yang tersedia dari informasi yang diterbitkan bisa menjadi metode riset yang paling kuat yang terbuka untuk suatu perusahaan.

Pengumpulan data hanya merupakan langkah pertama dalam riset pemasaran. Data harus mendapat arahan sebelum menjadi informasi yang relevan, dan informasi hanya akan relevan jika perusahaan sudah mempunyai tujuan, beberapa masalah pemasaran yang harus diselesaikan. Informasi yang digabung dengan tujuan menjadi inteligensi: informasi yang dikonsumsi dan digunakan oleh manajemen dalam mengubah ketidakpastian menjadi resiko yang terukur. Perubahan ketidakpastian menjadi resiko dan minimalisasi resiko mungkin merupakan tugas yang paling penting dari manajemen, dan riset pemasaran dalam proses ini sangatlah penting.

25 April 2009

ANGKATAN 66 SEBUAH CATATAN HARIAN MAHASISWA

Tulisan ini adalah sebuah resensi (ringkasan) sebuah buku yang berjudul ANGKATAN 66 SEBUAH CATATAN HARIAN MAHASISWA, sebagaimana judulnya buku ini adalah suatu catatan harian dari seorang mahasiswa pergerakan yaitu Yozar Anwar yang mana isi dalam buku ini adalah menceritakan mengenai peristiwa yang berkaitan dengan pergolakan politik di Indonesia pada waktu itu (tahun 1966).

Dimana pergolakan politik tahun 1966 adalah suatu akibat langsung dari peristiwa politik yang mendahuluinya yaitu pemberontakan G 30S PKI atau dikenal dengan nama “Gestapu” (Gerakan September Tiga Puluh) atau dikenal juga dengan nama “Gestok” (Gerakan Satu Oktober). Sebagai akibat dari pemberontakan yang didalangi oleh PKI ini berakibat luas dalam kehidupan sosial-politik masyarakat pada waktu itu. Ketidakpuasan terhadap pemerintahan yang sedang berkuasa pada waktu itu (rezim Orde Lama/Soekarno) telah meluas di kalangan masyarakat terutama golongan pemuda dan mahasiswa.

Sebagai puncak dari ketidakpuasan masyarakat pada waktu itu, pada tahun 1966 terjadilah demonstrasi besar-besaran di Ibukota Jakarta berbagai macam gerakan pemuda ikut serta dalam aksi demonstrasi tersebut, antara lain Organisasi Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah, GMKI, GAMKI, Pemuda Marhaenis, HMI, GSNI, Pemuda Khatolik, dan organisasi mahasiswa lainnya. Pemuda dan mahasiswa pada waktu itu menuntut diadakannya perubahan secara menyeluruh, hal ini didasarkan pada kondisi politik, sosial, dan ekonomi pada waktu itu yang mana yang dirasakan oleh rakyat adalah suatu gambaran dari suatu rezim (Orde Lama) yang isinya adalah penyelewengan terhadap Pancasila, mempeties-kan Pancasila, demokrasi hanya berupa nama dan rupa, hanya dislogankan, tetapi kenyataannya kosong-melompong.

Cita-cita kemerdekaan, semangat proklamasi 1945 dan semangat jiwa Pancasila telah menyimpang dari kenyataan, segelintir manusia, secara kebetulan memegang tampuk kekuasaan, menjadi lupa daratan. Mereka lupa akan usaha memperbaiki nasib rakyat, mereka lupa akan kekuasaan Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Para pemimpin bagaikan kehilangan pegangan dan tiada lagi memiliki iman. Segelintir manusia hanya asyik memperkaya diri sendiri seraya menonjolkan kekayaan, kemewahan, pesta-pora, dan gossip dengan wanita. Korupsi bukanlah rahasia umum lagi, moral berantakan! Demikian dalam deskripsi Yozar Anwar......(bersambung)

21 April 2009

APAKAH ORGANISASI YANG MAMPU BELAJAR ITU ?

Organisasi yang mampu belajar adalah organisasi yang mengutamakan pembelajaran. Pembelajaran adalah suatu proses sekaligus suatu nilai. Idealnya, setiap karyawan harus memilki komitmen untuk terus memperbaiki diri melalui belajar. Dengan mempelajari hakekat pembelajaran, organisasi secara keseluruhan dituntut untuk selalu memperbaiki semua aspek dirinya baik produk maupun jasa. Ketika karyawan dan organisasi berkembang, karyawan akan merasakan suatu hubungan yang diperbaharui terhadap pekerjaan mereka, pelanggan akan terlayani dengan lebih baik dan organisasi pun akan memiliki masa depan yang lebih baik pula. Organisasi yang mampu belajar dapat dibedakan dari organisasi lain dalam hal-hal dibawah ini:
• Pembelajaran merupakan bagian terpadu dari setiap aktivitas karyawan; belajar sudah menjadi bagian tugas, bukan beban tambahan.
• Pembelajaran adalah sebuah proses, bukan sebuah peristiwa.
• Kerjasama adalah landasan dari semua hubungan.
• Setiap orang berkembang dan bertumbuh, dan dalam prosesnya mengubah organisasi.
• Organisasi yang mampu belajar itu bersifat kreatif; setiap karyawan membangun kembali organisasi.
• Organisasi belajar dari dari dirinya sendiri; para karyawan mendidik organisasi tentang efisiensi, peningkatan mutu dan inovasi.
• Menjadi bagian dari organisasi yang mampu belajar adalah sesuatu yang menyenangkan dan menggembirakan.

Dalam organisasi yang mampu belajar, motivasi diakui sebagai bagian yang sudah menyatu dalam diri setiap karyawan. Dengan visi dan komitmen bersama untuk mewujudkan itu, orang akan memotivasi dirinya untuk belajar. Alih-alih merasa terancam oleh karena harus belajar, diharapkan setiap orang dan tim bersifat proaktif menyusun agenda pembelajarannya sendiri. Pada awalnya, organisasi mungkin perlu menyediakan sumber daya dan bimbingan untuk menolong orang belajar bagaimana melakukan hal ini.

Ada dua perbedaan yang mencolok antara muatan pembelajaran yang ada dalam organisasi yang mampu belajar dan organisasi-organisasi lainnya.
1. Dalam organisasi yang mampu belajar, karyawan mempelajari aspek-aspek bisnis dari perusahaan. Mereka mempunyai akses ke lebih banyak informasi daripada sebelumnya tentang target penjualan, rencana pemasaran dan laporan keuangan. Informasi tidak lagi semata untuk keperluan manajemen atau pihak eksekutif saja. Dengan pemberdayaan karyawan dalam banyak pengambilan keputusan, mereka perlu mengerti keputusan tersebut secara menyeluruh dalam konteks bisnis.
2. Setiap karyawan belajar bagimana memanfaatkan diri mereka sebagai alat. Belum pernah sebelumnya hal ini dianggap begitu penting. Organisasi yang mampu belajar menyadari bahwa “lunak itu keras”. Dengan kata lain, keterampilan interpersonal, kreativitas, daya tanggap akan perubahan dan belajar baimana caranya belajar merupakan keahlian yang harus dimiliki seseorang oleh karena tuntutan pasar global dewasa ini. Organisasi yang mampu belajar membutuhkan individuyang mampu mengatur diri sendiri; yakni pribadi yang mengerti bahwa keterampilan mengatur diri sendiri akan turut menentukan bagaimana pihak lain merespon diri mereka. Artinya, keterampilan teknis semata tidak menjamin keberhasilan.

Komunikasi dalam organisasi yang mampu belajar talah mengalami lompatan cepat. Saat ini tujuan komunikasi tidak sekedar berbicara secara jelas, tetapi komunikasi sekarang mencoba membangun komunitas. Dalam hal ini, kejujuran, kesadaran pribadi, kerjasama dan dukungan menjadi modal utama. Komunikasi demikian dapat mempermudah dalam mengenal diri sendiri maupun pekerjaan. Barangkali untuk pertama kalinya, tidak perlu membangun pemisah antara siapa anda di temapat kerja dan siapa anda saat di rumah.
• Anda dapat menempatkan diri secara utuh ke lingkungan kerja.
• Anda diperkaya.
• Karya anda diperkaya.
• Setiap orang belajar.

18 April 2009

STRATEGI PERIKLANAN

Periklanan (sering dikaitkan dengan “pembelanjaan above the line”) yang menggunakan media terukur semacam televisi, bioskop, radio, media cetak, dan elektronik (misalnya, iklan banner pada situs web). Biasanya diasumsikan bahwa periklanan disebarkan secara agresif dan semua perubahan yang seiring waktu merupakan isi yang kreatif. Akan tetapi, peran periklanan biasanya berubah selama siklus hidup suatu produk. Misalnya proses persuasi (kesadaran, minat, menyikapi sikap keputusan untuk bertindak) secara normal tidak akan muncul sampai adanya tingkat kesadaran terhadap produk atau layanan itu di pasar. Dengan demikian, menciptakan kesadaran merupakan salah satu tujuan awal yang paling penting dalam perusahaan umum terbatas (public limited company)

Jika penawaran telah benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan dirasakan mengungguli penawaran pesaing, melalui pemanfaatan sarana secara cerdas semacam penamaan merk, penetapan harga atau pendistribusian yang membuat pelanggan merasa nyaman, pelanggan terbujuk untuk membeli. Perlu di ingat, bahwa untuk hasil yang optimal, usaha periklanan dapat diarahkan bukan hanya kepada pelanggan tetapi juga kepada semua yang mempengaruhi keberhasilan komersial, termasuk saluran, pemegang saham, media, karyawan, pemasok, dan pemerintah.

Langkah pertama dalam menyiapkan rencana periklanan adalah dengan memutuskan sasaran yang layak, dan dapat dicapai dalam beriklan. Batu uji untuk mengkonfirmasikan apakah sebuah sasaran cocok sebagai sasaran periklanan adalah dengan bertanya: “apakah mungkin mencapai sasaran ini hanya dengan periklanan?” jika jawabnya tidak, berarti itu bukan sasaran untuk periklanan.

Kesalahan konsepsi yang biasa terjadi adalah bahwa sasaran periklanan harus ditetapkan dalam bentuk peningkatan penjualan. Oleh karena periklanan merupakan salah satu kelompok penentu tingkat penjualan (yang juga mencakup mutu produk, harga, dan layanan pelanggan, misalnya ), peningkatan penjualan tidak dapat menjadi sasaran periklanan yang langsung. Hal yang juga penting adalah perbedaan yang jelas antara sasaran pemasaran dan sasaran periklanan. Sasaran pemasaran berkaitan dengan jenis produk yang ditujukan ke suatu pasar tertentu, sedangkan sasaran periklanan merupakan target terukur yang pada prinsipnya berkaitan dengan mengubah sikap dan menciptakan kesadaran.

Ada dua pertanyaan dasar yang harus diajukan dalam sasaran periklanan: “Siapakah orang-orang yang ingin kita pengaruhi ?” dan “Manfaat atau informasi khusus apakah yang akan kita komunikasikan kepada mereka?” Banyak perusahaan menggunakan agensi luar untuk mendesain iklan mereka. Akan tetapi, andalah yang selalu harus memutuskan ketetapan sasaran periklanan, bukan agen periklanan.
Sasaran periklanan tersebut, contohnya:
• Untuk membawa informasi ;
• Untuk mengubah persepsi;
• Untuk mengubah sikap;
• Untuk menciptakan keinginan;
• Untuk membangun koneksi (misalnya, asosiasi pedagang daging dan telur);
• Untuk mengarahkan tindakan ;
• Untuk memberikan rasa tenteram;
• Untuk mengingatkan;
• Untuk memberi alasan membeli;
• Untuk mempertunjukkan;
• Untuk membangkitkan permintaan.

14 April 2009

TEORI DUALISME EKONOMI INDONESIA MENURUT J.H. BOEKE

Indonesia menurut J.H. Boeke mengalami dualisme ekonomi atau dua sistem ekonomi yang berbeda dan berdampingan kuat. Dua sistem tersebut bukan sistem ekonomi transisi dimana sifat dan ciri-ciri yang lama makin melemah dan yang baru makin menguat melainkan kedua-duanya sama kuat dan jauh berbeda. Perbedaan tersebut karena sebagai akibat penjajahan orang-orang Barat. Apabila tidak terjadi kedatangan orang-orang Barat mungkin sistem pra-kapitalisme Indonesia dan dunia Timur pada umunya pada suatu waktu akan berkembang menuju sisitem atau tahap kapitalisme. Akan tetapi sebelum perkembangan kelembagaan-kelembagaan ekonomi dan sosial menuju ke arah sama, penjajah dengan sisitem kapitalismenya (dan sosialismenya serta komunisme) telah masuk ke dunia Timur. Inilah yang menimbulkan sistem dualisme atau masyarakat dualisme. Telah diuraikan bahwa ekonomi dualistik atau lengkapnya sistem ekonomi dualistik adalah suatu masyarakat yang mengalami 2 macam sistem ekonomi yang saling berbeda dan berdampingan sama kuatnya dimana sistem ekonomi yang satu adalah sistem ekonomi yang masih bersifat pra-kapitalistik yang dianut oleh penduduk asli dan sistem ekonomi yang diimpor dari Barat yang telah bersifat kapitalistik atau mungkin telah dalam bentuk sosialisme atau komunisme. Kedua sistem ekonomi tersebut saling hidup berdampingan secara kuat dan bukan dalam bentuk transisional. Oleh karena kedua sistem ekonomi tersebut lebih menyangkut dua bentuk masyarakat yaitu masyarakat asli Indonesia dan masyarakat Barat dan atau yang telah dipengaruhi oleh Barat maka lebih tepat disebut masyarakat yang bersifat dualistik atau dual society. Masyarakat yang bersifat dualistik membutuhkan ilmu ekonomi yang berbeda untuk yang satu dengan yang lainnya. Ciri-ciri khusus masyarakat asli Indonesia dari segi ekonomi dikemukakan oleh J.H. Boeke sebagai berikut:
1.Mobilitas faktor-faktor produksi adalah rendah. Mobilitas faktor produksi rendah disebabkan karena sangat terpengaruh oleh tradisi. Masyarakat yang bersifat tradisional tingkah lakunya telah terikat dalam pola-pola tertentu. Penentuan upah, pembagian pekerjaan dan tugas, jam kerja, penggunaan peralatan modal, dan lain-lain bersifat tradisional.
2.Pemisahan yang tajam antara kota dan pedesaan. Ketajaman tersebut sejajar dengan sifat masyarakat Timurnya sendiri. Karena peredaran uang dan ekonomi pasar belum menyusup ke masyarakat pedesaan, masyarakat pedesaan mempunyai sifat utama yaitu haus akan kredit. Pertentangan antara kota dan desa sekaligus merupakan pertentangan antara perdagangan dan industri dengan pertanian dengan kerajinan tangan.
3.Pertentangan antara rumah tangga atau perekonomian uang dengan perekonomian barang. Karena perbedaan ini maka pajak yang dikenakan terhadap masyarakat pedesaan yang harus dibayar dalam bentuk uang bersifat sangat memberatkan.
4.Yang satu bersifat mekanistik dan masyarakat pedesaan bersifat organik. Prinsipnya kehidupan masyarakat Barat sangat bersifat mekanistik dalam arti rasional zakelijk atau bersifat pamrih, obyektif dalam arti terutama melihat objek yang hendak dicapai dan kurang perhatian terhadap unsur-unsur subyektif, kenyatan-kenyataan yang bersifat metafisik, faktor berbagai macam perasaan dan lain-lain. Irama kehidupan masyarakat Timur sangat ditentukan oleh lingkungan fisik, lingkungan metafisik, maupun lingkungan sosialnya. Kepuasan bertindak dan kepuasan batiniah sangat ditentukan oleh lingkungan-lingkungan tersebut. Maka dari itu masyarakat Timur lebih mementingkan kebutuhan masyarakat, kebutuhan yang bersifat tradisional, membatasi kebutuhan dan nafsu pribadi dan lainnya. Individu sebagai suatu bagian dari organisme masyarakat, fungsi dan kedudukannya, kebtuhan dan kepuasannya sangat ditentukan oleh organismenya sebagai keseluruhan, baik organisme alam (fisik dan metafisik) maupun organisme sosial serta institusional. Banyak tuduhan tentang indolens, fatalisme, dan kemalasan bersumber pada tiadanya pengertian dan penghargaan itu.
5.Masyarakat Barat, perekonomiannya bersifat produsen dan masyarakat Timur berperekonomian konsumen. Azas perusahaan modern belum meresap dalam masyarakat Jawa (masyarakat Timur) dan konsumen dikuasai oleh alasan non ekonomi. Seluruh kehidupan dikuasai oleh agama , kebiasaan dan tradisi sesuai agama, tingkah laku terutama ditentukan oleh kebutuhan untuk merasa senang dan kepuasannya secara ekonomis mutlak adalah hal yang sekunder.

Dalam masyarakat yang mempunyai ciri-ciri seperti itu, ilmu ekonomi (yang bersal dari Barat) tidak akan berlaku atau paling tidak, berlakunya sangat terbatas. Teori ekonomi yang berasal dari Barat berlakunya harus dipenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut :
1.Kebutuhan subyek ekonominya tidak terbatas
2.Masyarakat telah bersifat rumah tangga uang
3.Individualisme.

12 April 2009

BEKERJA SECARA PROFESIONAL

Profesi dapat diartikan bidang pekerjaan yang didasari oleh keahlian dan tanggung jawab yang tinggi. Keahlian yaitu kemampuan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut karena yang bersangkutan telah memahami benar mengenai teknis pelaksanaan pekerjaan tersebut. Tanggung jawab yaitu bahwa pelaksanaan pekerjaan tersebut terhindar dari kesalahan-kesalahan sehingga hasilnya memuaskan. Bertolak dari pengertian tersebut, maka tenaga profesional adalah pekerja/pegawai yang telah memiliki keahlian dalam melaksanakan pekerjaan tertentu. Bekerja secara profesional adalah bekerja yang didasarkan pada keahlian, bukan bekerja yang didasarkan kepada perintah saja. Contoh pekerjaan profesional adalah dokter, hakim, bidan, arsitek, ahli teknik elektronika, ahli kecantikan, ahli pahat, petinju, pemain bola. Untuk menjadi pekerja profesional, diperlukan belajar dengan tekun melalui learning by doing, keuletan, dan kesabaran. Dalam diri pekerja profesional terdapat ciri-ciri sebagai berikut :
1. Selalu mengejar kesempurnaan kerja.
2. Memiliki kesungguhan dan ketelitian kerja.
3. Tekun, ulet, dan gigih, untuk membuat sesuatu yang lebih baik
4. Integritasnya tinggi dalam menegakkan kebenaran yang berkaitan dengan pekerjaannya, tidak mudah goyah oleh berbagai tekanan atau godaan kenikmatan hidup.
5. Pemikiran dan tindakan selalu selaras dan konsisten.
6. Memiliki kesadaran untuk mengembangkan kemampuan secara mandiri.
7. Mencintai profesi yang ditekuni.

Menjadi pegawai/pekerja yang profesional seperti yang diuraikan diatas adalah menjadi cita-cita semua orang, dengan memilki ciri-ciri diatas bukan saja dapat berdampak baik untuk sendiri, tetapi juga akan memberikan kontribusi yang sangat bernilai untuk organisasi/perusahaan/instansi dimana kita bekerja dan yang paling utama adalah untuk membagikan kebaikan untuk sesama sebagaimana yang telah diajarkan oleh rasul-rasul/nabi sejak dahulu.


(Sumber: Departemen Keuangan Republik Indonesia,BUDAYA KERJA, 2004)

09 April 2009

COMPLAINTS CREATE CONFIDANCE II

HANDLING COMPLAINTS

A business can swing dramatically from positive to negative and back, all within a day. Complaints about your company’s services or product mostly come as asurprise since people rarely set outto disappoint or offend. Not only do salespeople have to manage their own experiences, they also have to create experiences to give the customers confidence in the product. And not just at the moment of purchase, but to be satisfied even when they explain their expenditure to family and friends. There are many instances where the customers become dissatisfied or unconvinced as they are swayed by the objections of people important to them. That’s also when complaints come in. There are many innovative ways to handle complaints. There was a company which was getting so many calls about their lack of service that the complaints department was up in arms. The staff felt unsupported by the sales-people. So they suggested the sales department handle the complaints to personally experience the consequences of their performance. As a result, the salespeople had direct feedback, became familiar with handling objections, and had the opportunity to listen, rectify past failings, and change their techniques. This strategy helped them to understand the customers, and provided practical information about things that went wrong. Sales training became more relevant, and the number of complaints decreased. Whwn customers complaints, they want to be heard and attended to immadiately. They need to be able to expres themselves and feel what they say is important and matters to you. An apology and acceptance of their views are also in order. Respect during this process is crucial, and can be demonstrated by:
• Being confident in your ability to handle the objections
• Accepting their points of view
• Allowing customers the space and time to have their say
• Creating an environment for the customer that is warm and supportive
• Resolving the dilemma as soon as possible
• Reassuring that their concerns are legitimate (the customer is always right!)
• Asking for their suggestions and how to succesfully resolve the situation
• Asking what other service you could perform for them
• Accepting returns, exchanges, or refund, and then doing more!
• Apologizing for the inconvinience
• Thanking them for their feedback
• Appreciating their feedback because it allows your company to improve its services.

After resolving the customer’s complaint, follow up a month later. Contact him or her to see how things are going. Feedback is vital. Once you have established a relationship that is open to it, maintain it. Comments from such individuals are honest, direct, and free, unlike ambigious result from expensive questionnaires. These people are your prefered customers. You have a commitment to them! They will challenge you to give better services. If you satisfy them, they will become your greatest advocates. However, if you handle things badly, it may cost you a relationship, when your customer complains, don’t :
• Blame someone else “Its not my fault….”
• Give excuses, “It’s our busy time of the year”
• Put them off “Leve it with me, and I’ll get back to you”
• Make them feel bad because they complained ”Perhaps you didn’t read the instruction manual!”
• Grovel “Our service has been really sloppy, I feel really dreadful.”

It is important to actively seek feedback by continuing to follow up on customers to see how your sevice can be improved. Today’s profits are already spent. It is tomorrow’s budget you want to protect.

06 April 2009

PENTINGNYA NGE-BLOG BAGI ENTREPRENEUR, BUSINESS-MAN/WOMAN, DAN PENGUSAHA LAINNYA

Ngeblog adalah kata-kata yang sekarang ini begitu populer di kalangan masyarakat luas mulai dari anak-anak SD, SMP, SMA, mahasiswa, eksekutif, guru, pejabat, dosen, dokter, dan kalangan profesi lainnya. Ngeblog tidak saja menjadi tren di kalangan masyarakat perkotaan yang notabenenya menyerap arus informasi dan teknologi dengan cepat, melainkan juga telah merambah ke daerah-daerah suburban yang telah terjangkau oleh akses internet. Ngeblog adalah tidak lain daripada curhat (curahan hati) dari si pemilik blog atau sebelum ada blog kita menulisnya pada sebuah buku harian atau diary yang mungkin tidak banyak orang yang mengetahuinya. Dengan ngeblog kita dapat menulis apapun secara jujur, terbuka, dan apa adanya serta mencurahkan segala uneg-uneg yang ada di kepala kita. Dengan ngeblog, apa yang kita tulis bisa dilihat dan dibaca oleh banyak orang karena dibuat dan di realese secara online. Bukan itu saja, orang lain yang melihat dan membacanya juga dapat memberikan komentar tentang tulisan yang kita buat, ada yang berkomentar secara positif, kritis, bahkan sampai penghinaan. Tema-tema blog sendiri dapat beraneka ragam tergantung minat dan ketertarikan dari si pemilik blog. Ada yang bertemakan tentang agama, traveling, pemerintahan, politik, ekonomi, bisnis, tips, masakan, internet, buku, budaya, seni, olah raga, musik dan banyak lagi lainnya. Perkataan blog sendiri berasal dari kata “web log” yaitu bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web secara umum. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. (http://id.wikipedia.org/wiki/blog). Blog terdiri dari bermacam-macam jenis (Juju, 2008) yaitu : blog umum, jenis blog yang sudah mencakup semuanya, artinya blog tersebut sudah berisi teks, gambar, video, lagu, namun mayoritas adalah teks yang berisi di dalamnya. Misal : blogspot dari blogger.com, wordpress, facebook, dan banyak lainnya. Blog foto, atau photo blog adalah layanan blog yang kontennya di dominasi oleh foto-foto, tentunya yang dominan dari blog ini adalah tampilan visualnya daripada tampilan teksnya. Video blog, ada yang menyebutnya vblog, merupakan layanan blog yang berisikan media video, jadi yang dominan dalam blog ini adalah konten videonya. Penyedia blog gratis antara lain dapat dibuat di blogger.com dan wordpress.com, dan bila ingin membuat blog instan murah dan merupakan penyedia layanan blog instan pertama dan praktis di Indonesia dapat dilihat disini. Penyedia layanan blog murah dan praktis ini sangat bermanfaat terutama sekali bagi para pebisnis, wirausahawan, entrepreneur, dan kalangan masyarakat lainnya yang ingin mengembangkan usaha atau bisnisnya. Kegiatan promosi, launching produk, membagi tips tentang kewirausahaan, dan kegiatan yang bersifat komersial lainnya dapat secara mudah dan praktis diiklankan dan dikenalkan kepada banyak orang di sepenjuru dunia! Inilah value added (nilai tambah) bila kita berbisnis melalui internet jika dibandingkan dengan media-media promosi yang konvensional seperti televisi, radio, dan surat kabar. Dengan media intenet via blog kita dapat meng-create pasar yang sangat luas dan bentuk-bentuk promosi lainnya yang tidak terdapat pada media konvensional. Para pebisnis atau wirausahawan yang ingin membangun bisnisnya melalui blog dapat memperoleh keuntungan praktis seperti :
1.Cakupan pangsa pasar yang sangat luas baik lokal maupun internasional
2.Tidak harus bertatap muka secara langsung
3.Transaksi dapat dilakukan via internet
4.Tidak perlu susah payah menawarkan produk yang kita jual
5.Dapat mempresentasikan dan me-manage produknya semaksimal mungkin dengan biaya atau anggaran yang relatif kecil melalui fasilitas blog.
Jadi bagi mereka para usahawan, pebisnis, entrepreneur, dan pengusaha baik yang berskala kecil, menengah, dan besar sudah saatnya memberdayakan internet via blog sebagai salah satu media untuk membangun dan mengembangkan jaringan bisnisnya. Seperti yang dikatakan Alfin Toffler, Futurolog nomor satu dunia pada awal tahun 90-an, yang meramalkan ada tiga macam bisnis yang memiliki nilai masa depan yang cerah : pertama, bisnis yang berkaitan dengan pendidikan, kedua, bisnis yang berkaitan dengan kesehatan, dan ketiga, bisnis yang berkaitan dengan IT (Information Technology). Menyitir perkataan Benjamin Franklin “ Jangan menunda hingga esok apa yang dapat anda kerjakan hari ini”. Untuk itu kepada para pengusaha, pebisnis, wirausahawan, dan kalangan lainnya yang ingin mengembangkan diri untuk segera memperluas mindsetnya dan mendapatkan layanan blog yang murah, praktis dan tepat guna.

02 April 2009

INKONSISTENSI PDIP SOAL BLT (BANTUAN LANGSUNG TUNAI)

Memasuki masa akhir kampanye, partai-partai politik semakin intens berkampanye. Mereka semakin ekspansif dalam berkampanye, mulai kampanye dari door to door, kampanye massal sebagai bentuk show of force, bagi-bagi hadiah dengan berbagai alasan agar tidak di cap sebagai money poltics, sampai dengan kegiatan-kegiatan sosial berupa berobat gratis, bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam dan sebagainya. Kita lihat di televisi para politisi menyuarakan visi-misi partainya yang isinya adalah bagaimana mereka akan menyejahterakan rakyat, meningkatkan taraf hidup masyarakat dan sebagainya. Dimana-mana rakyat dalam masa kampanye menjadi retorika yang paling populer dan banyak disuarakan oleh partai-partai politik. Demi rakyat…. Demi kemakmuran rakyat… demi kesejahteraan rakyat…. Dan demi-demi lainnya. Begitulah suara-suara yang keluar dari mulut mereka. Ada yang menjanjikan sembako murah, berobat gratis, pendidikan gratis, BBM murah, dan lainnya. Dan materi kampanye yang paling banyak jadi sorotan penantang incumbent adalah soal (BLT) Bantuan Langsung Tunai. Salah satu yang paling keras mengkritik BLT ini adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang dapat kita lihat di televisi melalui Ketua Umumnya menghujat dan menentang dengan keras program BLT ini. Yang mana BLT ini dianggap sebagai bentuk bantuan yang tidak mendidik, mengajarkan orang menjadi pemalas, orang miskin menjadi tidak punya harga diri, dan lainnya. Namun belakangan kita juga dutunjukkan oleh iklan politik PDIP yang isinya adalah “mengklaim” dan “membenarkan” soal BLT ini. Hal ini tentunya membuat orang yang melihatnya menjadi bertanya-tanya, disatu sisi Ketua Umumnya menghujat BLT namun disisi lain melalui iklan politiknya PDIP “mendukung” program BLT. Kedua fakta ini tampaknya menarik untuk dibuat hipotesis, yaitu apakah ini merupakan suatu gejala pragmatisme politik yaitu untuk mencari simpati dari golongan penduduk miskin penerima BLT yang jumlahnya puluhan juta orang itu, yang mana merupakan kantong-kantong suara yang signifikan untuk menambah pundi-pundi suara para parpol. Bercermin pada fakta diatas, pada akhirnya kita mendapatkan definisi tambahan dari politik itu sendiri yaitu politik adalah “tujuan menghalalkan segala cara”.